Monday, February 28, 2011

march is about to come

february is changing into march in just several hours. i'm super excited. as excited as a kitten chasing its own tail. ah, i just can't wait for march to come.

i love march. as simple as i love to tap my fingers on the keyboard. march come out as the month i mostly enjoy as long as i lived in this world. somehow it has its own fun. as much as good thing also happens in the other months. but anything good happens in march, feels so damn better.

i am planning to do something the whole next month. haven't quite figured it out tho'. it has to be something nice, something challenging, and definitely something i like. because its gonna be a little present for me. yay!

have to do some thinking right now. so see you in a bit, fellas!

Friday, February 25, 2011

gula yang merindu kopi

dalam cangkir kita berpadu. kopi hitam 3 sendok. gula pasir 2 sendok. disirami air panas, kita pun larut jadi satu. tanpa tambahan susu ataupun creamer. karena mereka hanya akan jadi pihak ketiga. cangkir itu hanya cukup untuk kita berdua saja. kombinasi 3-2 sudah jadi yang paling pas.

kamu itu kopi yang paling menyenangkan. gelap. pahit. tapi aromanya yang kuat begitu meneduhkan. membangkitkan naluriku, si gula, untuk terus mendekatimu. dan pada akhirnya kita bertemu di dalam gelas itu. aku hanya ingin memberi sentuhan manis. sedikit saja cukup. agar pahitmu sedikit tenang. tidak terlalu buas.

sudah beberapa pagi ini tidak lagi terdengar bunyi ketel tanda air sudah mendidih. cangkir pun terlungkup saja. tak menengadah di temani sendok, sambil menunggu kita datang. pagi jadi sepi tanpa kamu. ah.

rasanya ingin memecahkan tempatku bernaung ini. melihat kamu yang hanya terhalangi botol kaca. tepat disebelah botolku. berdempetan.

kopi, ada apa? kamu tak lagi pekat. apa bosan dalam botol? aku juga. bahkan aku tak lagi merasa manis. aku hambar. aku rindu berpeluk mesra denganmu dalam cangkir. tergelak dalam tawa disana. menuangkan semua cinta. saling mengulas senyum.

ah. aku harus lakukan sesuatu.

besok temui aku ya di tempat biasa. tapi sedikit lebih pagi. aku baru saja berbisik pada cangkir untuk menyiapkan penampilannya yang terbaik untuk kita. dan juga minta pada ketel untuk berteriak dengan suaranya yang paling lantang esok pagi. biar semua terbangun. biar semua bisa rasakan. kombinasi paling indah dari kopi dan gula yang saling merindu.

kopi dengan aroma kuat yang paling harum dengan rasa manis yang melengkapi.

Thursday, February 24, 2011

Hei Bung!

Aku ini perempuan penyuka kepastian. Tidak butuh abu-abu. Aku hanya mau terima hitam atau putih. Jangan kasih aku setengah-setengah. Aku tidak mau. Isi atau kosong. Tentukan. Pilih salah satu.

Jangan terlalu santai, Bung. Tegaslah pada hidupmu sendiri. Perempuan macam aku akan malas denganmu, kalau kamu tidak tahu mau jadi apa. Tentukan jalanmu, Bung. Sesekali boleh tengok peta. Tapi jangan sampai tersesat hanya karena tak bisa baca kompas, dan tak kunjung menentukan belok kiri, kanan atau terus.

Perempuan macam aku ini jenuh kalau terus harus menunggu. Hanya karena kamu terus menunda. Bung, aku memang bilang santai. Tapi bukan menggampangkan ya. Ingat! Suatu hari kamu akan menyesal pernah melakukannya.

Bisa buang kata tapi yang terlalu banyak kamu tulis di lembar kertas putih rencanamu itu? Tapi hanya akan membuatmu malas. Tapi itu bersaudara dengan alasan. Tapi dan alasan adalah kembar. Kembar identik, atau monozigotik. Terserahlah mau sebut dengan istilah yang mana. Sama saja. Keduanya berasal dari satu sel yang sama. Dibuahi. Jadi Zigot. Membelah jadi dua embrio. Berkembang di rahim yang sama. Kemudian lahir sebagai dua individu. Tapi dan Alasan. Jadi bisa ngerti kan sebagaimana miripnya mereka berdua?

Perempuan sepertiku tidak akan ragu untuk membuatmu jera dengan kebiasaanmu bertindak terlalu impulsif. Impulisif memang baik, Bung. Membuatmu jadi lebih hidup. Namun, terlalu impulsif hanya menjadikanmu manusia tanpa masa depan. Kamu jadi tidak tahu hendak berbuat apa. Istana impian penuh harapan. Jangan harap akan ada. Habis termakan sifat terlalu meletup-letup itu. Kendalikan sedikit. Kapan istananya rampung kalau pondasinya kamu pindahkan terus, Bung?

Hei Bung! Bangunlah dari tidur siangmu. Jangan terlalu nyenyak. Terbuai mimpi anda nantinya. Bangun, ingat mimpi indahmu, lalu wujudkan. Usaha! Banyak cara kalau kamu cerdik. Tetapi jangan licik. Pasti tercapai.

Aku, perempuan yang meski membenci hal-hal buruk itu. Tapi masih mau menyisakan ruang bagi anda. Kamu boleh mampir. Boleh juga tinggal. Asal kamu sudah tak ragu mau jadi orang hebat tipe yang mana.

Aku tunggu, Bung! Pintu belum saya kunci. Hanya tertutup. Ketuk dan akan saya bukakan.

Wednesday, February 23, 2011

tuan menghina. nyonya diam saja. saya muak!

saya tidak suka dengan yang anda lakukan, tuan. awalnya saya kira memang anda hanya sebatas bercanda. bergurau lewat kata. lama-lama terdengar seperti mengejek. tertawa anda memang seiring dengan kalimat-kalimat yang terlontar. dan tawa anda hanya mempertegas sebagaimana dangkalnya anda tidak tahu batas dalam bergurau.

dan nyonya. kenapa diam saja. tidak risih? saya bisa baca bahwa anda tersinggung. dan bersembunyi dalam tawa yang menanggapi gurauan bodoh dari tuan. apalagi dengan kata-kata "ayo, mau bilang apalagi."

anda rasis tuan. tidak bisa lihat nyonya sudah berupaya mempertahankan diri? jadi bisa tutup mulut anda tidak? saya muak dengarnya. bahkan menghindar berada di ruangan yang sama dengan anda pun tidak bisa. karena tawa anda membahana keseluruh penjuru.

ya ya. saya tau, anda pasti akan beralibi hanya bercanda. tapi tuan tidak sadar? tuan tidak lagi berada di batas bercanda. anda sudah ada di tingkat menghina. anda kelewat sombong sampai tidak sadar bahwa sudah naik tangga terus tanpa henti sampai di tingkat itu. hati-hati tuan.

nyonya, saya tahu hati anda sebenarnya terluka. maka jangan terlampau murah hati lah. bela sedikit diri anda sendiri. tak mau kan selamanya ditindas? ditindas kata-kata. sakit pasti. ayolah nyonya, bangun! tidak muak kah anda?

saya iya. padahal, siapa saya?


Friday, February 18, 2011

gue punya geng baru!

gue bener-bener senang dengan gathering yang gue datengin beberapa hari yang lalu. ini gathering yang pertama dan (mudah-mudahan) bukan jadi yang terakhir.

meski awalnya ragu untuk datang, karena malu. ya, malu. percayalah! orang kayak gue juga bisa malu. malunya karena gak kenal siapa-siapa pada awalnya. tapi gue bersyukur dengan amat sangat, terimakasih Allah menghilangkan rasa malu ini tanggal 15 februari kemarin. gue akhirnya bisa ketemu dengan orang-orang (baca : penulis) yang istimewa. akhirnya bisa tatap muka dengan mereka yang selama ini hanya gue temui lewat kata di dunia maya. dan ternyata mereka, mereka, *tahan nafas*, mereka luar biasa. yang pasti gue seneng banget karena gue bisa ketemu orang-orang baru yang (ternyata) punya pemikiran yang bener-bener hebat.

tapi,

yang paling bikin gue merasa riang gembira syalalala adalah gue bisa berkenalan dengan 2 orang. sebut saja mereka @heykila dan @kandelakandeli. 2 orang ini, diam-diam asik. begitu gue bilangnya. diam-diam asik itu artinya, gue kira pendiam tapi taunya asik banget. saking asiknya gue malah sampe jadi punya project bareng mereka. project ini, nanti sajalah diceritakan. posting yang lain aja. mereka ini asik banget. tulisan mereka juga ga kalah asik. yang satu tulisannya bangke, yang satunya tulisannya lucu! ya itu sih pendapat gue sendiri, boleh tilik sendiri blog mereka ya.

berkata-kata tentang kami,
kami ini lahir 15 februari 2011. masih sangat muda belia. kami ini geng LangitSore. kami ini sejenis manusia-manusia pencinta air, tapi dalam bentuk yang berbeda. air hujan dan air laut. tebak tebak sajalah yang mana yang suka yang mana. kami ini sejenis manusia-manusia kebanyakan ide, kurang realisasinya. dan project ini yang jadi semacam lem buat kami. kami ini baru bertemu, tapi rasanya seperti sudah lama kenal.

dan kami sekarang saling kangen!

~ini lah kami, teman baru, orang lama~

Wednesday, February 16, 2011

30harimenulissuratcinta, sebuah testimoni

30 hari.
menulis surat cinta.

surat cinta bukan sekedar tulisan tentang cinta. bukan hanya tulisan untuk yang tercinta. tapi sebuah rangkaian kata dimana hati dititipkan lewat tulisan. hati yang merindu. hati yang mencinta. hati yang tersakiti. hati yang memaafkan.
mengungkap rasa lewat kata. menyusun huruf menjadi kata, menjadi kalimat, menjadi paragraf, dibubuhi kasih sayang, menjadi sebuah surat. surat cinta.

surat cinta itu penuh kejujuran. karena semua perasaan digoreskan jadi tulisan. surat cinta itu tidak pernah bohong, dia akan manis saat si penulis berbunga-bunga. dia akan galak, saat empunya marah. dan dia akan penuh air mata, saat perangkainya patah hati.

30 hari.
menulis surat cinta.

menyampaikan rasa yang tersembunyi lewat surat kaleng. menunjukkan kekaguman lewat surat untuk seleb. dan menyapa para selebtwits. ya itulah 30harimenulissuratcinta.

30 hari penuh cinta di semua timeline, baik penulis, penyimak, dan pastinya para pencetus project ini. mengikuti project ini luar biasa rasanya. membaca tulisan-tulisan yang liar, imajinasi yang berkeliaran, rahasia terungkap, dan pastinya penuh cinta. ikut menulis untuk project ini betul-betul membuat gue jadi semakin lugas mengungkap cinta. semakin jujur. semakin menggebu-gebu untuk mencinta lewat kata.

jangan bilang tidak bisa menulis surat cinta. karena, tidak perlu pintar menyusun kata untuk bisa menulisnya. surat cinta hanya butuh hati untuk menyatukan semuanya, rasa dan kata.

surat cinta untuk mereka

lewatlah sudah rutinitas #30harimenulissuratcinta. usai sudah beromba-lomba dengan deadline untuk menyelesaikan surat-surat curahan cinta. tapi rupanya 2 hari setelahnya malah membuat aku jadi terkenang kembali dengan rutinitas yang jadi awal dari kegiatan menulis surat cinta.

kembali ke sekian tahun yang lalu. saat masih berlabel anak kecil, pergi ke sekolah dengan seragam putih merah. dimana masalah terbesar dalam hidup hanyalah sebatas "akan dihukum kalau tidak buat pr dan dapat nilai jelek". tahun-tahun dengan usia yang besarnya masih 1 digit, tapi bisa menghasilkan surat-surat cinta yang berlembar-lembar.

ketika pulang sekolah jadi saat-saat yang dinanti, bukan karena akhirnya selesai sekolah. tapi karena akhirnya bisa punya waktu untuk menuangkan cinta diatas kertas. ya, menulis surat cinta. surat cinta untuk mama dan romo. dua orang penting dalam hidupku. romantisme anak dan orangtua. sepercik rindu dan setuang kasih, tersimpan dalam lembaran surat cinta.

lucu kalau ingat semuanya. saat diam-diam masuk ke kamar mereka, sekedar menyelipkan surat di lemari baju. atau menggantungkannya di pegangan pintu, atau sesekali mencuri kesempatan untuk menyelipkan di antara baju. lalu kembali nonton tv atau main game, pura-pura tidak ada sesuatu. padahal hati ketar ketir menunggu lembar-lembar itu dibaca. dan kemudian aku diberi seulas senyum, serta kata-kata "makasih ya, untuk suratnya!"

kertas yang dihias, amplop yang dibuat sendiri. jadi media untuk bercerita. bertukar, ya bertukar cinta. karena sesekali surat-surat itu berbalas. sesekali mereka yang menyempatkan untuk bertukar kata denganku. luar biasa rasanya menerima balasan. meski jarang sekali dan sangat bisa untuk dihitung jumlahnya. tapi sudah cukup untuk membuat seorang bocah merasa senang, bahkan lebih rasanya daripada baru mendapatkan mainan baru. tapi sama senangnya saat baru dibelikan buku bacaan baru.

apa sih yang membuat seorang anak kecil terinspirasi untuk menulis surat untuk orangtuanya? bahkan lewat sekian belas tahun setelahnya aku masih belum bisa jawab pertanyaan ini. cuma ingin bilang sayang, mungkin. cuma pemanjangan dari sekalimat "aku sayang mama. aku sayang romo." mungkin, atau bahkan terlalu cinta sampai tidak lagi bisa berkata-kata langsung, dan membiarkan tangan yang menari-nari di kertas menuangkan semua cintanya. tidak ada inspirasi, yang ada hanya iseng. berawal dari keinginan membuat kejutan, ingin memberi sesuatu, dan hanya mampu memberi surat. sampai akhirnya jadi rutinitas.

dan sesekali rutinitas itu masih aku lakukan.

ditambah dengan kado-kado kecil. tak peduli hari apa. tak peduli ada perayaan atau tidak. tapi aku senang memberi kado untuk mereka. dari rubik untuk menambah koleksi romo, syal untuk melindungi mama dari dinginnya subuh, atau hanya kue buatan sendiri untuk teman mereka menonton tv di hari sabtu sore. sekedar 2 sachet kopi jahe kesukaan mama untuk diseduh pagi-pagi atau sari kacang hijau untuk teman diperjalanan romo pulang dari kantor. tapi yang sederhana itu jadi sarana menumpahkan cinta.

aku suka memberi mereka sesuatu. yang aku tau mereka pasti suka. aku suka menulis surat untuk mereka. karena aku bisa bilang semua lewat surat. aku suka menghabiskan semua waktuku memikirkan dan mencari ide untuk menyenangkan mereka. aku suka mereka jadi senyum karena lihat kejutan dari, karena mereka betul-betul tidak pernah menduganya.

surat cintaku terakhir tertanggal 5 februari kemarin. tepat 3 hari sebelum romo ulang tahun. tapi surat cinta yang aku paling suka tertanggal 3 september 2010. kamu boleh baca. aku akan mengutipnya.
dear mama,
ini sebentuk "hati" dariku spesial untuk mama. mudah-mudahan mama seneng terimanya. ini ungkapan terimakasih aku untuk semua yang mama udah kasih untuk aku. nasehat-nasehat, saran-saran yang mama kasih untuk aku dengan cara mama sendiri. kesempatan untuk aku belajar. semuanyaaaa... maaf aku belum bisa balas, maaf belum bisa ngasih apa-apa untuk mama. maaf kalau aku masih suka nakal. tapi sesungguhnya aku sayang sama mama dan ini "hatiku" untuk mama.
peluk&cium,
kak echi
dan
dear romo,
ini ada sebentuk "hati" dari aku untuk romo. sekedar ungkapan perasaan sayang, ucapan terimakasih, dan permintaan maaf dariku untuk romo. terimalasih untuk semua kesempatan yang romo udah kasih untuk aku sampe hari ini, untuk semua keinginan (sekecil apapun) yang selalu romo penuhi. maaf aku belum bisa balas itu semua, maaf aku belum bisa kasih apa-apa untuk romo. terimakasih untuk dunia yang romo udah bangun buat aku. mudah-mudahan romo seneng terima hati aku ini.
peluk&cium
kak echi


kedua surat ini, datang kepada mereka bersamaan dengan kue berbentuk hati yang aku bikin khusus. khusus kue kesukaan mereka. dan khusus karena aku mau menulis surat ini.

khusus. karena aku terlampau cinta mereka.

Monday, February 14, 2011

30. I Lost My Words

My dear,

Among the colors, you're not black nor white.
You're gray.
From all the shapes.
You are shapeless.
You're not sweet nor bitter. Nor its mixture.
You're insipid.
I'm not anxious to tell who you are.
It's your mind I want to swim in.
It's your soul I want to dance with.
It's your heart I want to sing along with.
So I can see through your eyes.
I can walk in your shoes.
Scream with your lips.
Use your ear to listen.
And have thoughts from your brain.

Because I am clueless,
And completely lost in every way of you.

Love,
Your dearie.

Time and Date




 

Design by Amanda @ Blogger Buster